![]() |
| BlackRock melakukan pembelian besar Bitcoin dan Ethereum senilai Rp26,74 triliun pada awal Oktober 2025 melalui ETF-nya. |
Pada awal Oktober 2025, BlackRock, manajer aset terbesar dunia, kembali menjadi sorotan karena melakukan pembelian besar atas aset kripto Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) melalui produk ETF-nya. Angka pembelian ini benar-benar bikin terkejut banyak investor!
Pembelian Bitcoin – iShares Bitcoin Trust (IBIT)
Pada 6 Oktober 2025, BlackRock mencatatkan aliran dana masuk (inflow) sebesar $970 juta ke ETF Bitcoin-nya, iShares Bitcoin Trust (IBIT). Angka ini merupakan salah satu inflow terbesar sejak peluncuran ETF tersebut. (sumber)
- Jumlah Bitcoin yang dibeli: $970.000.000 ÷ $118.903 ≈ 8.160 BTC
- Nilai dalam Rupiah: $970.000.000 × Rp19.000 ≈ Rp18,43 triliun
Bayangkan, hanya dalam satu ETF, BlackRock berhasil membeli lebih dari delapan ribu Bitcoin—angka yang fantastis dan tentu saja memengaruhi sentimen pasar kripto global.
Pembelian Ethereum – iShares Ethereum Trust (ETHA)
Keesokan harinya, 7 Oktober 2025, BlackRock juga melakukan pembelian besar Ethereum melalui ETF iShares Ethereum Trust (ETHA) senilai $437,5 juta. Ini menegaskan fokus BlackRock tidak hanya pada Bitcoin, tetapi juga Ethereum, sebagai salah satu aset kripto utama. (sumber)
- Jumlah Ethereum yang dibeli: $437.500.000 ÷ $4.097 ≈ 106.800 ETH
- Nilai dalam Rupiah: $437.500.000 × Rp19.000 ≈ Rp8,31 triliun
Lebih dari seratus ribu Ethereum berpindah tangan melalui ETF ini—nilai yang tentu membuat banyak investor terperangah melihat kapasitas institusi sebesar BlackRock di pasar kripto.
Total Pembelian BlackRock
- Total nilai dalam USD: $970.000.000 + $437.500.000 ≈ $1,4075 miliar
- Total nilai dalam Rupiah: Rp18,43T + Rp8,31T ≈ Rp26,74 triliun
- Total aset: ±8.160 BTC + 106.800 ETH
Dengan total pembelian lebih dari Rp26 triliun, jelas BlackRock menjadi salah satu pemain institusional terbesar yang aktif di pasar kripto. Aksi ini tentu menarik perhatian investor ritel maupun institusi lain, karena dapat memengaruhi harga dan likuiditas aset kripto global.
Kesimpulan
BlackRock menunjukkan bahwa institusi besar tetap serius menempatkan dana di pasar kripto, baik Bitcoin maupun Ethereum. Total pembelian pada awal Oktober 2025 mencapai Rp26,74 triliun tersebar selama dua hari berbeda, menegaskan peran penting ETF institusional dalam menyediakan eksposur kripto tanpa harus memegang aset secara langsung.
Investor disarankan untuk memperhatikan pergerakan institusi besar seperti BlackRock, karena keputusan mereka bisa menjadi sinyal penting bagi strategi investasi jangka panjang.

0 Komentar